Senin, 21 Desember 2009

Falsafah Hidup


FILSAFAT HIDUP
Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan.  Dan semua hasrat keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan.  Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran.  Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta.


KEBEBASAN
Anda orang mengatakan padaku, "Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan."  Kujawab, "Jika engkau melihat ada hambar tertidur, bangunkan dia ajaklah berbicara tnetang kebebasan."


PENYIKSAAN
Kesenangan adalah kesediaan yang terbuka bekasnya.  Tawa dan airmata dtang dari sumber yang sama.  Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan.


Hakikat keindahan adalah apa yang menarik jiwa....
kepadanya cinta dan rindu diberikan tanpa diminta.


Jangan mengintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti.  Cintailah mereka seperti sungai, sebab sungai mengalir selamanya.  Cinta mungkin akan meningkalkan hatimu bagaikan kepingan kaca, tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa ada seseorang yang akan bersedia untuk nembal lukamu dengan mengumpulkan kembali pecahan kaca itu.  Sehingga kamu akan menjadi utuh kembali.


Setinggi-tingginya ia menjadi perhiasan, menjadi permainan yang dimulia-muliakan selagi disukai. Tetapi dibuang dan ditukar apabila telah kabur cahanya, telah hilang sarinya.

 
Barang siapa bayak berkata itu awal kata dusta.


Skurang fikir, kurang siasat alamat badan akan tersesat.


Barang siapa banyak tidur sia-sialah umur.


Kayu lurus ditengah ladang, orang kurus banyak tulang.


Bulan dan bintang jadi saksi abadi, tetesan embun di bunga dihelai bunga melati. Puisi cinta yang pernah kau ucapkan tapi tetap tersimpan walau mungkin telah kau lupakan.

 
Ibarat buah durian, walaupun wajahnya tidak karuan tapi hatinya jadi idaman.

 
Ilmu itu cahaya yang menerangi tanpa membakarnya.

 
Penghinaan manusia adalah kebohongan kepada hati nurani. (Pepatah Persia)

 
Dengan membaca buku berarti engak telah membuka satu dunia.

 
Musuh terbesar kita adalah ke engganan melakukan.



Ketakutan sebelm melakkan suatu berarti kalah sebelum bertanding. (Pepatah Batak)


Kerja anda hari ini mempertaruhkan hidup anda di hari esok.


Orang yang mulai mengabaikan orang lain, lambat laun akan mengabaikan martabatnya sendiri.

Ilmu itu bagai bunga, temukan keharumannya dan edarkan pada semua orang. (Pepatah Persia)

Katakan “TIDAK” kepada kemalasan.


Orang yang merasa dirinya selalu benar dialah contoh orang pandir. (Pepatah Melayu)


Karena cinta kemarahan menjadi keramahan, karena cinta kemalangan menjadi keberuntungan.


Semua pemulaan itu sukar.


Kegagalan bukan berarti kemalangan.


Pengetahuan adalah segala-galanya.

Teman yang baik jika ia menolong diwaktu kesusahan.


Tersenyum dan bahagialah agar hidupmu lebih bermakna.


Kunci keberhasilan adlah mejalankan kewajiban sebaik-baiknya merupakan awal dari kebijakan.

Onta tidak bisa melihat punggunya yang bongkok, tetapi bisa melihat punggung teman yang didepannya.


Kita bisa bahagia bila dapat memtahkan belenggu kebencian dan mengubahnya menjadi sebuah kebahagiaan.


Kebahagiaan bukan berasal dari mendapatkan apa yang tidak kita miliki, melainkan dari menyadari dan menghargai apa yang telah kita miliki.


Cinta tidak kasat mata, tidak dapat dilihat atau di ukur. Tetapi cukup kuat untuk mengubah sesuatu dalam sekejab.


Tataplah aku disaat becanda dan saat ku terlalu lelah tuk bermimpi, tatapan itu akan hidup didalam hatiku.


Kita hidup hanya menunggu saat untuk dicintai dan mencintai.


Kita memang berhak hidup berdampingan dan mewujudkan kebersamaan karena memang kebersamaan itulah semuanya dapat dengan mudah kita raih.


Sesuatu yang datang dengan mudah semudah itu pulalah sesuatu itu akan pergi.


Mencari kesalahan orang lain memang mudah daripada mencari kebenaran.


Kita bisa berdo’a tanpa kata-kata karena Tuhan Maha tahu atas apa segala yang ada.


Kekuatan tanpa ketidak mampuan adalah ketidak berdayaan, sedangkan ketidak berdayaan adalah tirani.


Kegagalan bukan berarti kebodohan melainkan usaha untuk mencoba.


Membiarkan seseorang bebas mencintai bukan berarti kita tidak mencintainya akan tetapi memberikan kepercayaan padanya untuk memilih.


Orang tidak berani menerima resiko bukanlah apa-apa dan juga bukanlah siapa-siapa.


Adakalanya kita mengharap seseorang hadir didalam mimpi kemudian berharap dapat memeluknya di ala nyata.


Cinta buka kita melukai melainkan bagaimana kita memaafkan, bukan pula bagaimana kita mengerti melainkan bagaimana kita mendengar.


Cinta mengujikita dengan kenikmatan sebelum akhirnya memberi kehinaan.


Jangan pandang warna kulit dan rasku, kita ini suling dari rumpun bambu yang satu. Pandang aku lebih dulu sebagai manusia baru kemudian sebut aku muslim, melayu atau jawa.


Bahaya kedermawanan adalah berlebih-lebihan, bahaya pembicaraan adalah dusta, bahaya ilmu adalah lupa.


Hati yang bersih adalah hati yang terbebas dari ketamakan terhadap urusan duniawi dan tidak pernah digunakan untuk mendzalimi sesama.


Sebaik-baiknya ilmu adalah yang bisa membuat hati kita bercahaya.


Untuk menjadi besar harus dimulai dari yang terkecil.


Terkadang kita tidak menyadari bahwa kita juga adalah bintang.  Kita seting merasa bahwa orang lain memiliki sinar yang lebih terang dibandingkan kita.  Kita merasa bahwa kita tidak cukup "besar" untuk menolong orang lain.  Padahal, kita dapat menolong orang lain dengan cara kita sendiri, tidak selalu dengan materi.  Pada hakikatnya, bintang memiliki cahayanya masing-masing.  Semuanya kembali kepada diri kita, apakah kita mau memancarkan cahaya kita?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar